Total Viewers

Home » » Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa , Kapolres Pelabuhan Belawan Lakukan Kunjungan dan Beri Bantuan

Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa , Kapolres Pelabuhan Belawan Lakukan Kunjungan dan Beri Bantuan

Written By Faktaonlline.net on Thursday, November 7, 2019 | Thursday, November 07, 2019


Belawan,Faktaonline.Net -  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, SH,MH, kunjungi anak yatim yang sempat takut menjadi se orang polisi. Rabu  ( 6/11/2019) sore.
Ibnu Hakim 13 tahun adalah seorang anak yatim warga Gudang Arang Lorong Melati Kel.Belawan 1 Kec. Medan Belawan .sempat menjadi pembicaraan " Nitizaen." Di media Sosial. ( medsos ).

Pasalnya, saat mengikuti lomba Ajang audisi pencarian bakat yang dilaksanakan Polres Pelabuhan Belawan kemarin, Ibnu merupakan salah seorang peserta yang mengikuti lomba vocal dan menyanyikan lagu Ayah .
Penampilan Ibnu yang agamis dan rapi, membawakan lagu yang membuat orang terharu menjadi sorotan publik.

Melihat penampilan Ibnu,  Kapolres AKBP Ikhwan Lubis sempat menetes kan air mata dan merasa terharu dengan penampilan anak yatim ini. Hingga pembawa acara langsung mengomentari dan menanyakan apa cita cita Ibnu kalau sudah besar, " Apa kah ingin jadi polisi, Ibnu menjawab tidak mau jadi polisi, Saya takut nantinya menghajar orang,  Saya takut menjadi orang jahat, Saya ingin menjadi orang yang baik saja" tutur Ibnu dengan polos.

Untuk meyakinkan bahwasanya Polisi itu orang yang baik, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH. mengujungi dan meyakinkan bahwa Polisi itu orang yang baik dan selau mengayomi masyarakat " Saya,  sebagai Kapolres juga menyangi anak yatim dan kaum dhuafa "  sebut AKBP Ikhwan Lubis.

Hal tersebut, di perlihatkan kepada Ibnu tentang bagai mana menjadi se orang Polisi memberikan bantuan kepada fakir miskin dan dekat kepada masyarakat membuat anak berusia 13 tahun ini menjadi mengerti .ternyata polisi itu baik .

Kapolres juga mengajak para masyarakat untuk saling membantu dan menyangi anak anak yatim agar terus bisa belajar dan mengenal agama juga ahklak yang baik . " Saya juga akan menuntun Ibnu agar bisa mencapai cita citanya yang awalnya takut dengan polisi kini dia berbalik ingin menjadi se orang polisi" ujar Kapolres.

Di waktu dan lokasi yang sama, Kapolres juga menyempatkan mengunjungi nenek Zahara (75 ) yang hidup sebatang kara tinggal di gubuk reot tanpa alas tempat tidur.
Diketahui, Nek Zahara hanya memiliki se orang cucu yang tinggal cukup jauh dari rumah nya. Hingga saat ini nek Zahara  hanya hidup se orang diri dan mengandal kan belas kasihan warga sekitar saja.

Wak Uden, warga sekitar menjelaskan kalau anak dan suami nya nek Zahara merupakan korban kebakaran dasyat di kampung Gudang Arang beberapa tahun lalu itu, hingga hanya dia dan se orang cucu nya yang selamat .

Lanjut Wak Uden, masyarakat memang telah membangun rumah nya kembali dengan swadaya dan sedikit bantuan pemerintah, namun tidak membuat layak untuk di huni, " Hingga sekarang gubuk yang dia huni hampir nyaris rubuh.dan tidak ada sedikut pun isi rumah yang berharga' terang Wak Uden.

Ketika menerima laporan dari kepala linkungan tempat kediaman Nek Zahara,  Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis lantas mendatangi dan membantu nek Zahara yang tinggal sebatang kara.

Kapolres mengatakan, Hari ini juga saya akan bantu dan membelikan tempat tidur juga selimut nek Zahara, " Agar beliau bisa tidur dengan nyenyak, Saya juga akan urus untuk bantuan dari pemerintah agar Nek Zahara bisa mendaptkan program PKH khusus nya lansia,
" Tegas Kapolres .

Dalam menyambangi anak yatim dan kaum dhuafa, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH,MH, juga melakukan blusukan sampai ke lorong lorong yang sangat sempit dan berlumpur.. ( bo/red ).

Post a Comment