Total Viewers

Home » » Tim Terpadu Pemkab Deliserdang Temukan 72 Bangkai Babi di Aliran Sungai Bagan Percut

Tim Terpadu Pemkab Deliserdang Temukan 72 Bangkai Babi di Aliran Sungai Bagan Percut

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, November 13, 2019 | Wednesday, November 13, 2019


Percut Sei Tuan, Faktaonline.Net - Tim terpadu Pemkab Deli serdang terdiri dari Dinas Lingkungan hidup,Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Satpol PP, dibantu BNPB, PMI, dan Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan yang langsung dipimpin Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman, MAP, serta beberapa Kepala Desa dan Kepala Dusun melakukan penyisiran berhasil menemukan 72 bangkai babi di sepanjang aliran sungai bagan Percut Selasa (12/11). 

Dengan menggunakan perahu karet dari BNPB dan 2 boat dari Nelayan,tim melakukan penyisiran sungai sampai ke muara bagan Percut turut juga dalam tim antara lain Kasatpol PP Drs Suryadi Aritonang,Kadiskanla Drs TM.Zaki Aufa MAP, Kadis Infokom Haris Binar Ginting, Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman MAP, anggota DPRD Deli serdang H.Rakhmadsyah SH. Kasatpol PP Drs Suryadi Aritonang didampingi Kadis Infokom.

Anggota DPRD H.Rakhmadsyah, SH dan Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman, MAP menjelaskan, penelusuran bangkai babi di sungai bagan Percut ini langsung atas perintah Bupati Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan untuk mengatasi wabah Kholera yang menyerang babi akhir akhir ini menjadi pembicaraan hangat dibeberapa media dan sempat viral. " Apa yang kita lakukan hari ini atas Perintah langsung Bupati kepada pihak terkait untuk mengatasi permasalahan yang sedang yang terjadi langsung di sungai Bagan Percut. Dari hasil penelusuran jumlah bangkai babi yang kita temukan sebanyak 72 ekor mengapung di sungai Bagan Percut" kata Rakhmadsyah. 

Rakhmadsyah juga menambahkan, bahwa pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Deli serdang dibawah kepemimpinan Bupati H.Ashari dan Wakil Bupati HMA.Yusup Siregar yang cepat tanggap dalam permasalahan yang dihadapi masyarakatnya.

Menurut Rakhmadsyah penelusuran terhadap bangkai babi ini perlu dilakukan karena keberadaan bangkai babi tersebut sangat meresahkan masyarakat khususnya yang tinggal di pinggiran sungai tersebut, " Sebab aliran sungai tersebut digunakan masyarakat untuk mencuci pakaian . Disamping itu juga di bagan Percut juga terdapat warung terapung yang menyediakan berbagai makanan hasil laut"  terang anggota legislatif asal Partai PKB tersebut.

Ditempat sama, Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman, MAP, juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki peternakan babi di Kecamatan Percut Sei Tuan untuk tidak membuang bangkai babi ke sungai namun menguburkan langsung agar tidak berdampak mengganggu kesehatan masyarakat, " 72 Bangkai babi yang di temukan selanjutnya oleh tim terpadu dikuburkan di pekuburan lahan garapan Desa Saentis" terangnya (DS01).

Post a Comment