Total Viewers

Home » » Bangunan Di Jalan Dahlia Medan Diduga Melanggar Peraturan

Bangunan Di Jalan Dahlia Medan Diduga Melanggar Peraturan

Written By Faktaonlline.net on Friday, December 13, 2019 | Friday, December 13, 2019


Medan,Faktaonline.Net - Meningkatnya pembangunan komplek perumahan di Kota Medan, menunjukkan trend positif dari sisi ekonomi, Seharusnya dengan menjamurnya pembangunan tentu menjadi masukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), Namun  meningkatnya pembangunan tersebut justru tidak berdampak signifikan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.
Pasalnya retribusi izin bangunan tersebut, ditengarai dinikmati oleh oknum tertentu dan tidak sepenuhnya tersalurkan dengan benar untuk menambah PAD Kota Medan.

Kebocoran PAD tersebut awak media temukan di Jalan Dahlia, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Jum'at (13/12),
Fakta dilapangan ditemukan, Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) yang tertera di Plank tidak sama dengan jumlah bangunan yang sedang dikerjakan.
Terlihat, jumlah izin bangunan yang tertulis berjumlah lima unit,sedangkan bangunan yang dikerjakan berjumlah delapan unit, Berarti, tiga unit bangunan tersebut belum memiliki SIMB, namun sudah dalam tahaf pengerjaan tanpa membayar retribusi SIMB.
Sangat disayangkan, seharusnya pembangunan ruko dan komplek perumahan menjadi PAD Kota Medan, justru terkesan mengindahkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan yang berlaku.

Saat awak media konfirmasi via WhatsApp ke oknum yang dianggap bertanggung jawab terkait pengurusan izin perumahan ini, tidak ada respon,bahkan ketika ditelpon tidak menjawab.

Ditempat terpisah Terantib Kecamatan Medan Tembung, diduga alergi terhadap wartawan, hal ini terlihat ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp tidak merespon, bahkan terkesan bungkam dan 'Duduk Manis' di kantor Camat Medan Tembung.

Hal ini menimbulkan kesan, adanya permainan antara pengembang dan oknum trantib kecamatan Medan Tembung yang berkaitan, sehingga pembangunan yang ada tidak sesuai dengan Perda Kota Medan, dan diduga menyalahi aturan yang berlaku.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, mengenai izin bangunan disinyalir adanya dugaan permainan, sehingga proyek pembangunan ini tetap terus berjalan lancar tanpa ada teguran dari aparat terkait,

Sesuai Perda Kota Medan no 5 tahun 2012, tentang Larangan dan Kewajiban Bab V. Pasal 16. Pemegang IMB diwajibkan . (a). Mematuhi segala ketentuan dalam IMB yang diterbitkan. (b). Memberitahukan kepada Instansi terkait/ petugas bahwa saat pekerjaan bangunan dimulai. (c). Memperlihatkan IMB serta kelengkapan pada petugas yang ditunjuk. (d). Memasang papan petunjuk ( Plank) IMB di lokasi bangunan yang sesuai dan dapat dilihat secara jelas. (e). Membantu terselenggaranya pemeriksaan bangunan dan  (f). Memberitahukan secara tertulis kepada instansi/ Petugas bahwa pekerjaan mendirikan bangunan telah selesai dilakukan. Pasal 17. Setiap orang atau Badan dilarang. ( a) Mendirikan Bangunan tanpa IMB. ( b) Memulai pekerjaan mendirikan bangunan sebelum diterbitkannya IMB dan/atau ( c). Mendirikan bangunan tidak sesuai dengan IMB yang telah diterbitkan.

Dalam hal ini, diminta perlu ada ketegasan dari Pemko Medan, khususnya Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan serta Kepala SatPol PP Kota Medan, Bila perlu bilamana ditemukan ada oknum yang "Bermain" dengan pengembang diberi tindakan sesuai peraturan yang berlaku, sebab merajarelanya SIMB yang tidak sesuai aturan Perda Kota Medan dan juga berdampak dengan berkurangnya PAD Pemko Medan. (red)

Post a Comment