Total Viewers

Home » » Dibuka Walikota , Bea Cukai Teluk Nibung Gelar FGD

Dibuka Walikota , Bea Cukai Teluk Nibung Gelar FGD

Written By Faktaonlline.net on Tuesday, December 10, 2019 | Tuesday, December 10, 2019


Tanjungbalai,Faktaonline.Net - Guna meningkatkan perekonomian daerah melalui ekspor dan melihat potensi ekonomi dan geografis yang berada disekitar Kota dan Kabupaten, dengan penghasil komoditas perikanan dan pertanian yang cukup besar di Sumatera Utara, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung (Bea Cukai Teluk Nibung), mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Menggali Potensi Perekonomian Daerah dengan Menggalakkan Ekspor Melalui Pelabuhan Teluk Nibung”, di Grand Singgie Hotel, Tanjungbalai, Selasa (10/12).

Acara Kegiatan FGD tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial dengan mendatangkan narasumber Prof Dr Ritha F Dalimunthe, SE MSi, serta dihadiri pimpinan/perwakilan dari pemerintah daerah dan instansi pemerintah terkait lainnya, serta eksportir dan calon eksportir.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung (Bea Cukai Teluk Nibung) I Wayan Sapta Darma, dalam sambutannya mengatakan, Dengan dilaksanakannya FGD ini diharapkan seluruh pihak yang terkait secara bersama-sama dapat membahas potensi-potensi komoditas yang bisa diekspor serta hambatan yang dihadapi dalam menggalakkan ekspor melalui Pelabuhan Teluk Nibung. Sehingga dapat ditemukan solusi dan langkah nyata secara bersama-sama pemanfaatan Pelabuhan Ekspor Teluk Nibung dalam meningkatkan perekonomian daerah" ujar I Wayan.

Ketika membuka acara FGD, Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial dalam sambutannya mengatakan, Saya memberikan apresiasi kepada Bea Cukai Teluk Nibung karena telah menginisiasi kegiatan FGD ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui Ekspor dari pelabuhan Teluk Nibung yang berada di kota Tanjungbalai.” Kata Syahrial.
Sementara Narasumber Prof Dr Ritha F Dalimunthe, SE MSi, dalam paparannya menjelaskan, Dalam pelaksanaan ekspor selama ini terdapat beberapa permasalahan mendasar seperti perizinan, kualitas produk, sumber daya manusia, dan ketersediaan infrastruktur yang harus segera ditangani oleh pemerintah pusat bersama dengan daerah, papar Ritha. 

Dikatakan selanjutnya, DJBC sebagai pelaksana kewenangan di bidang kepabeanan perlu lebih proaktif dalam membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. KPPBC TMP C Teluk Nibung telah membentuk dan menggerakkan kegiatan KLINIK - BC serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan instansi pemerintah terkait penggalakkan ekspor melalui Pelabuhan Teluk Nibung, kata Ritus.

Pelabuhan Teluk Nibung merupakan salah satu pelabuhan ekspor yang ada di pantai Timur Sumatera Utara, berdasarkan data ekspor KPPBC TMP C Teluk Nibung komoditas yang diekspor pada Januari 2019 sampai dengan November 2019 melalui Pelabuhan Teluk Nibung berupa Ikan (45%) Hasil Pertanian (27%) Olahan Makanan (7%) Tekstil (3%) Produk Kimia Industri (2%) dan barang lainnya (16%). Selanjutnya perkembangan Devisa dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 juga mengalami peningkatan pada tahun 2016 (8.9 juta USD), 2017 (13.9 juta USD), 2018 (15.6 juta USD) dan 2019 (13.9juta USD), ujarnya(SB).

Post a Comment