Total Viewers

Home » » Hadirkan dr Dompak Sitanggang , Kades Cinta Damai Gelar Penyuluhan Kanker Serviks dan Kanker Payudara

Hadirkan dr Dompak Sitanggang , Kades Cinta Damai Gelar Penyuluhan Kanker Serviks dan Kanker Payudara

Written By Faktaonlline.net on Tuesday, December 17, 2019 | Tuesday, December 17, 2019


Percut Sei Tuan,Faktaonline.Net - Menghadirkan narasumber ahli medis professional dari RSUD Deliserdang, dr, Dompak Sitanggang sekaligus menjalankan program pemerintah tentang kesehatan serta program RAPDS 2019, Kepala Desa Cinta Damai Kec. Percut Seituan Kab.Deliserdang, Josta Josevina br Tambunan, menggelar penyuluhan bahaya penyakit kanker Serviks dan kanker Payudara, di Balai Desa, Senin (16/12). 

Kepala Desa Cinta Damai mengatakan, Penyuluhan penyakit bahaya kanker yang paling mematikan tersebut dibagi dalam dua sesi, sesi pertama penyuluhan bahayanya penyakit kanker serviks yang dimulai dari pukul 08.00 – pukul 10.00 wib dan sesi kedua kanker payudara dari pukul 10.30 – 12.30 wib yang diikuti ibu ibu perwakilan dusun.

Menurut Josta, hari ini mengadakan penyuluhan bahaya penyakit kanker serviks atau kanker rahim dan kanker payudara, ternyata ibu ibu yang hadir dalam acara ini sangat antusias mengikutinya. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang timbul dalam pertemuan itu, dr.Domak Sitanggang dapat menjelaskannya dengan sesederhana mungkin dan dapat dimengerti.

Diketahui, Kanker serviks merupakan peringkat pertama di Indonesia dan peringkat kedua didunia yang diderita oleh wanita. Diseluruh Indonesia setiap dua menit atau setiap satu jam seorang perempuan meninggal dunia akibat kanker serviks. Dari data tersebut maka sangat penting bagi perempuan untuk mengetahui dengan baik apa itu kanker serviks sehingga dapat mengambil langkah langkah pencegahan yang tepat. “Kita berharap dengan adanya penyuluhan penyakit kanker serviks dan payudara ini mudah mudahan para kaum wanita didesa ini bisa mengetahui gejala gejala yang ditimbulkan dan disebabkan kanker tersebut sehingga bisa cepat untuk disembuhkan, "Jangan malu malu dan jangan ragu ragu menyampaikannya, karena ini penyakit yang mematikan”, ucap Josta.

Kades Josta megucapkan terimakasih kepada ibu ibu yang menjadi peserta dalam penyuluhan ini, “Seyogianya kami targetkan hanya 40 orang dalam setiap sesi pertemuan namun yang hadir melebihi target, Para peserta yang kami undang mengikuti penyuluhan ini agar bisa mensosialisasikan bahayanya penyakit kanker ini kepada ibu ibu di dusunnya masing masing”, harapnya.

Pada kesempatan itu, dr Dompak Sitanggang menjelaskan, Kanker serviks adalah penyakit yang disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV) yang diakibatkan dari beberapa factor, seperti berhubungan seksual dengan beberapa pasangan, sanitasi alat kelamin dari masing masing dan dari factor alkohol. Untuk mencegah HPV tersebut dengan menjaga kebersihan di area kelamin terutama kaum wanita dan pemeriksaan Hiva Tes, dengan meneteskan asam asetat pada alat kelamin wanita akan tampak perubahan warna, "Jika terjadi bintik putih pada dinding vagina maka dikatakan positif, namun jika tidak ada perubahan warna maka itu negatif atau sehat", terangnya.

Untuk ciri ciri tersebut, kata dr Dompak Sitanggang, ada beberapa factor yaitu adanya bercak putih pada alat kelamin, timbulnya keputihan yang berlebihan, adanya keluar darah dari alat kelamin kecuali menstruasi, terasa nyeri pada perut bagian bawah saat berhubungan, kemudian adanya keluar darah setelah bersenggama bisa banyak bisa sedikit, itu tergantung dari keadaannya. “Kanker ini dampaknya sangat berbahaya karena bisa menyebar keseluruh organ tubuh, jika dibiarkan bisa berakibat fatal atau kematian makanya harus dilakukan pencegahan sedini mungkin”, ujarnya.

Pada sesi kedua penyuluhan bahayanya penyakit kanker payudara, ahli medis muda yang professional ini menjelaskan bahwa Kanker payudara merupakan tumor ganas yang terdapat pada bagian kelenjar payudara yang disebabkan factor genetic pada umumnya dan bisa juga dari factor makanan. “kita berharap agar masyarakat mengerti memeriksa payudara sendiri dengan mengenali adanya benjolan lunak atau keras disekitar payudara. Dengan melakukan pemeriksaan bisa kita sadari ada beberapa tahap yang bisa kita lakukan sendiri dirumah dengan melakukan perabaan pada posisi tertentu”, ujar Dompak. Lebih lanjut dikatakannya, bisa terlihat dari puting susu, perubahan warna dan bentuk dari permukaan payudara akan tampak gejala gejalanya. Kita menghimbau agar masyarakat bisa mencegah dengan mendeteksi sedini mungkin dan secepatnya mengambil tindakan medis, sehingga akibat yang fatal dari kanker payudara ini dapat teratasi. (FT).

Post a Comment