Total Viewers

Home » » Kades Cinta Damai Buka Pelatihan Kader Lansia, PTM dan BKB

Kades Cinta Damai Buka Pelatihan Kader Lansia, PTM dan BKB

Written By Faktaonlline.net on Monday, December 23, 2019 | Monday, December 23, 2019


Percut Seituan, Faktaonline.Net - Apa saja yang diperoleh dan didapat harus segera disampaikan dan disosialisasikan termasuk ilmu pengetahuan baik tentang kesehatan, pendidikan maupun bahaya penyakit dan lainnya kepada masyarakat, agar masyarakat mengerti dan bisa memahaminya.

Hal ini dikatakan Kepala Desa Cinta Damai Kec.Percut Seituan Kab.Deliserdang, Josta Josevina Br Tambunan usai acara pelatihan Lanjut Usia (Lansia) dan pelatihan kader Penyakit Tidak Menular (PTM) serta Bina Keluarga Balita (BKM), dibalai desa Cinta Damai, Senin (23/12).

Dikatakan Josta, para kader yang telah dilatih oleh nara sumber tersebut diberikan Pin penghargaan dan sertifikat serta SK sebagai tanda mereka resmi telah menjadi petugas dari desa untuk menyampaikan ilmu yang telah mereka terima.

Kepada para nara sumber, ibu kepala desa ini mengucapkan terimakasihnya karena telah melatih para kader untuk mendapatkan bekal ilmu yang akan diberikannya kepada masyarakat. “Kita berharap para narasumber tidak bosan bosannya melatih mereka”, ujarnya. 

Sekitar tiga puluhan kader yang dilatih para narasumber, seperti nara sumber Lansia Nurbaini STr Keb sebagai penanggung jawab program lansia dari Puskesmas Tanjung Rejo dan PTM Salbiah Hutasuhut SKM petugas Pos Pebinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pos Bindo PTM) serta nara sumber BKB Sri Hayati AM Keb mewakili Koordinator KB Percut Sei Tuan.

Dalam pelatihan kader Lansia, nara sumber Nurbaini STr Keb mengatakan bahwa lansia itu terbagi tiga, yakni pra lansia dari usia 45 sampai 59 tahun, kalau Lansia usia 60 sampai 69 tahun dan Lansia resiko tinggi usia 70 tahun keatas, "Pelatihan kader lansia ini dilakukan untuk melatih para kader agar bisa memantau kesehatan para lansia, gunanya supaya lansia yang mengalami keluhan sakit dan keluhan apapun bisa ditanggulangi atau ditangani, Ketika mereka punya masalah dalam hal itu maka tugas kamilah untuk merujuknya ke Puskesmas" terang Nurbaini.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menjadikan lansia bahagia itu adalah mereka bisa merasa dirinya itu masih bermanfaat atau mandiri, seperti kegiatan yang bisa mengahasilkan uang dengan kegiatan itu, “kita berharap bahwa sanya lansia itu masih merasa dibutuhkan karena masih produktif atau masih bisa diandalkan dan dimanfaatkan”, harapnya. 

Sementara dalam pelatihan kader PTM, nara sumber Salbiyah Hutasuhut SKM petugas Pos Bindu PTM mengatakan bahwa penyakit tidak menular dapat diatasi dengan CERDIK yaitu Cek kesehatan berkala, Enggan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet yang seimbang, Istirahat cukup dan Kalau setres dengan baik. Tujuannya untuk men cek sedini mungkin yang beresiko dan yang tidak beresiko pada usia 15 sampai 59 tahun. Sesama kader kita akan sosialsisasi yaitu agar mengetahui Pos Bindu, tujuannya dan langkah langkahnya. Peran kader kita disini untuk menghayo hayokan dan mengajak masyarakat agar datang kedalam kegiatan PTM. “Disini kader kita sudah mempunyai kegiatan setiap bulannya khususnya kader Cinta Damai ini seperti kesekolah, pos yandu dan dilapangan" kata Salbiah

Kegiatan ini kita laksanakan setiap bulannya, sebanyak 19 orang kader kita disini sudah ada SK nya dari kepala desa”, ungkapnya. Demikian juga pada pelatihan kader BKB, nara sumber Sri Hayati AM Keb menjelaskan secara rinci tentang balita, jenis jenis penyakit yang diderita balita, pemeriksaan balita sedini mungkin dan tata cara penanggulangan serta mendidik balita dengan baik. (FT).

Post a Comment