Total Viewers

Home » » KDRT Dapat Merusak Ketenangan,Ketentraman Serta Kebahagiaan Rumahtangga

KDRT Dapat Merusak Ketenangan,Ketentraman Serta Kebahagiaan Rumahtangga

Written By Faktaonlline.net on Sunday, December 22, 2019 | Sunday, December 22, 2019


Percut Seituan,Faktaonline. Net - Perbuatan Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dapat merusak ketenangan, ketentraman dan kebahagiaan rumah tangga. Baik secara langsung yang menjadi sasaran kekerasan maupun yang menyaksikannya, akibatnya rumah yang mestinya menjadi surga berubah menjadi neraka. Istri yang menjadi korban kekerasan akan mengalami stress dan gangguan mental lainnya yang akan mengalami penyakit psikosomatik atau konversi yang sukar disembuhkan.

Hal ini dikatakan Kades Cinta Damai Josta Josevina Br Tambunan dalam penyuluhan kesadaran hukum (kadarkum), kanker serviks dan praktek PKK, Sabtu (21/12) di Balai Desa itu. Penyuluhan kegiatan PKK Desa Cinta Damai yang diketuai TP PKK Desa Cinta Damai Mastuti Khairani Siregar tersebut didukung tim medis dari RSUD Deli Serdang dibantu tim medis dari puskesmas Tanjung Rejo bidan Nurbaini STr itu dihadiri puluhan pengurus dan anggota PKK serta pengurus Posbindu desa Cinta Damai.

Kepala Desa Cinta Damai Josta Josevina Br Tambunan menegaskan betapa pentingnya anggota PKK menimba ilmu pengetahuan tentang hukum atau KDRT yang sering terjadi dalam rumah tangga dikehidupan sehari hari, disamping itu juga pembekalan tentang bahayanya kanker serviks (kanker saluran dinding rahim) bagi ibu ibu PKK. Untuk mencegah agar tidak terjadinya KDRT, lanjut Josta, peliharalah suasana harmonis dalam rumah tangga dengan saling memahami, saling menghargai dan saling mencintai. Lakukanlah selalu komunikasi yang sehat, hargailah hak dan kerjakanlah kewajiban masing masing sebagai mana mestina dan jangan selalu sayang pada diri sendiri.

Pada kesempatan itu dr.Dompak Sitanggang menjelaskan bahwa KDRT merupakan gangguan depresif atau stress yaitu tekanan perasaan karena ketidak mampuan mengatasi masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari hari. “Misalnya saja kehilangan orang penting dalam kehidupannya, kehilangan uang atau barang yang dimiliki serta kehilangan prestise atau jabatan”, ungkap Dompak.

Dikatakannya, disharmoni dalam keluarga dapat melahirkan berbagai gesekan dan benturan antar individu dalam keluarga. Baik antar suami dengan istri maupun antara orang tua dengan anak. Pada sosialisasi bahaya kanker serviks Kades Josta berharap dengan adanya penyuluhan penyakit kanker serviks ini mudah mudahan para anggota PKK bisa mengetahui gejala gejala yang ditimbulkan dan disebabkan kanker tersebut sehingga bisa cepat untuk disembuhkan, jangan malu malu dan jangan ragu ragu menyampaikannya, karena ini penyakit yang mematikan”, ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ahli medis dari Deli Serdang dr Dompak Sitanggang menjelaskan Kanker serviks adalah penyakit yang disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV) yang diakibatkan dari beberapa factor, seperti berhubungan seksual dengan beberapa pasangan, sanitasi alat klamin dari masing masing dan dari factor alcohol. Untuk mencegah HPV tersebut dengan menjaga kebersihan diarea klamin terutama kaum wanita dan pemeriksaan Hiva Tes, dengan meneteskan asam asetat pada alat klamin wanita akan tampak perubahan warna. Jika terjadi bintik putih pada dinding vagina maka dikatakan positif, namun jika tidak ada perubahan warna maka itu negative atau sehat.

Ketua TP PKK Desa Cinta Damai Mastuti Khairani Siregar didampingi Sekretaris dan Bnedahara, Bernita Nainggolan dan Nurlela mengatakan saat ini program PKK dibuat untuk mengetahui 10 program PKK termasuk pelatihan seperti membuat nasi tumpeng, penyuluhan narkoba dan penyuluhan kadarkum serta bahaya kanker serviks. “Agar kita menyadari seperti apa kesadaran berhukum, seperti apa bahaya narkoba dan seperti apa pula bahaya kanker serviks. Mudah mudahan dengan kegiatan ini kaum wanita terutama ibu ibu PKK bisa memahami dan mensosialisaikannya kepada yang lain agar masyarakat lainnya mengerti dan menyadarinya”, ujar Mastuti Khairani.
Sesi terakhir dalam kegiatan PKK tersebut dilanjutkan dengan tatacara pembuatan nasi tumpeng dan pembungkus hiasan botol minuman mineral. (FT).

Post a Comment