Total Viewers

Home » » Warga Desa Cinta Rakyat Antusias Ikuti Penyuluhan Rabies

Warga Desa Cinta Rakyat Antusias Ikuti Penyuluhan Rabies

Written By Faktaonlline.net on Thursday, December 19, 2019 | Thursday, December 19, 2019


Percut Seituan,Faktaonline.Net – Bahaya virus rabies atau penyakit zoonasis yang diakibatkan gigitan anjing pada manusia yang telah terkontaminasi rabies akan berakibat fatal, walaupun masa ingkubasinya 3 sampai 8 minggu namun jika tidak cepat dicegah dan diobati akan berakibat kematian.

Rabies merupakan penyakit endemis pada system saraf pusat, menyebabkan 55 000 kematian didunia, sekitar 56% terjadi di Afrika dan 44% di Asia. Sampai saat ini ada 18 provinsi yang belum bebas dari kasus rabies. Virus rabies banyak terdapat pada anjing peliharaan, kucing, kera dan kelelawar.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cinta Damai Kec.Percut Seituan Deliserdang, Josta Josevina Br Tambunan dalam penyuluhan rabies yang dihadiri puluhan warga yang memelihara anjing dibalai Desa, Kamis (19/12) siang.
Menurut Josta, hewan peliharaan yang terjangkit rabies akan terlihat dari perubahan tingkah lakunya sehari hari seperti lidahnya terjulur dan terkulai kekiri dan kekanan, matanya memerah dan lemas, takut dengan cahaya terang dan ganas seperti orang mabuk. 

Diungkapkannya beberapa tahun silam, sudah dua korban yang meninggal akibat gigitan anjing yang terkena virus rabies, karena itu masyarakat harus mengenal cirri ciri rabies dan memperhatikan tingkah laku hewan peliharaannya. Kepada warga yang mengikuti penyuluhan Josta berpesan agar menyampaikan kepada masyarakat disekitar lingkungannya.

Penyuluhan rabies ditandai dengan penyematan pin pada beberapa tokoh masyarakat yang turut serta dalam acara tersebut Penyuluhan rabies dengan peserta sekitar lima puluhan warga yang mempunyai anjing peliharaan, menghadirkan nara sumber dr Dompak Sitanggang dari Dinas Kesehatan RS Umum Deli Serdang juga dihadiri seluruh kepala dusun, Sekdes Suminem dan para kaur desa.

Dalam kesempatan itu dr Dompak Sitanggang secara rinci menjelaskan penyuluhan ini bertujuan agar masyarakat mengetahui pencegahan sedini mungkin jika digigit anjing, karena virus rabies ditularkan manusia melalui gigitan dan air liur hewan yang menderita rabies.

Untuk pencegahan yang utama, lanjut Dompak, mencuci luka bekas gigitan pada air yang mengalir dengan mempergunakan sabun atau deterjen, kemudian memberikan obat anti septic seperti betadin serta segera dibawa berobat kedokter.

Dikatakannya ciri ciri anjing rabies yang telah dijelaskan diatas tadi dan apa yang harus dilakukan terhadap orang yang digigit anjing dan terhadap anjing itu sendiri diobservasi dengan melihat perkembangannya 1 sampai 2 minggu, jika masih sehat berarti tidak terjangkit rabies. Artinya orang yang digigit anjing tersebut terlepas dari bahaya rabies, tapi kita bisa suntik dengan vaksin yang biasanya dari dinas kesehatan. Tadi kita juga sudah menjelaskan kepada masyarakat tentang bahayanya rabies dan tanda tandanya. “Jika kita digigit atau terkena air liur anjing rabies sangat berbahaya, walaupun masa ingkubasinya cukup lama satu sampai dua tahun namun pasien yang terkena virus rabies tersebut akan berakibat fatal dan pasti mematikan”, ungkap dr Dompak . (FT)

Post a Comment