Total Viewers

Home » » Terkait Pembuangan Limbah ke Parit Warga, Direktur PT Halindo Harus Bertanggung Jawab

Terkait Pembuangan Limbah ke Parit Warga, Direktur PT Halindo Harus Bertanggung Jawab

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, January 22, 2020 | Wednesday, January 22, 2020


Tanjungbalai,Faktaonline.Net - Direktur PT Halindo harus bertanggung jawab terhadap pencemaran lingkungan atas limbah perusahaan yang membuat warga sekitar resah,  Persoalan yang terjadi terhadap PT Halindo merupakan tanggungjawab Direktur Perusahaan PT Halindo bukan Komisarisnya.

Hal itu dikatakan anggota DPRD Tanjung Balai, Gotex Salim, (photo) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)  lintas Komisi DPRD Tanjung Balai bersama PT Halindo,  warga sekitar PT Halindo, di hadiri Asisten I Sekdako Nurmalini, Kadis Lingkungan Hidup Fitra Hadi, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kota Tanjungbalai, Edwarsyah, Camat Teluk Nibung M Ali, Lurah Perjuangan,  dan Kepala Lingkungan, di aula DPRD Tanjung Balai, Selasa (21/1).

Dikatakan Gotex Salim, sementara PT Halindo sedang melakukan proses pengurusan izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),  PT Halindo harus tetap berjalan, agar masyarakat tetap bekerja dan warga merasa senang tinggal disekitar PT Halindo, serta pihak PT Halindo berjanji harus menyedot limbah yang berada diparit dan pemukiman warga. Gotek menyarankan PT Halindo agar menyediakan truk tangki penyedot limbah untuk dibuang ke TPA dan menyediakan lahan untuk pembuangan limbah yang dihasilkan oleh PT Halindo, "Selanjutnya limbah tersebut juga akan mempunyai nilai ekonomis bila dapat diolah kembali menjadi pupuk" katanya 

Lanjut Gotek, sebagai anggota DPRD Tanjung Balai yang telah menerima aspirasi dari masyarakat, Kami tidak ingin masyarakat yang tinggal di sekitar PT Halindo dirugikan, "Jangan Bos nya aja yang sehat,  sementara warga sekitar PT Halindo tidak sehat," sebutnya.

Sementara Ketua sidang RDP, Surya Darma meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjung Balai agar secara terus menerus melakukan penyedotan terhadap limbah PT Halindo, agar limbah tidak masuk keparit dan kepemukiman warga, "Jika nanti pihak perusahaan tidak menepati janji mengurus izinnya, maka kami Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungbalai mendesak Pemko Tanjungbalai untuk menutup PT Halindo" tegas Surya Darma. 

Sebelumnya diketahui PT Halindo bergerak dibidang Export-Import hasil laut, sudah lama berpolemik dengan warga sekitar, pasalnya  pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh limbah PT Halindo, mengeluarkan aroma busuk mengalir ke parit dan pemukiman warga sehingga membuat warga sekitar resah Akibatnya masyarakat marah dan menutup saluran pembuangan limbah tersebut dengan tanah, namun oleh pihak Perusahaan kembali membuka saluran tersebut, secara spontan masyarakat mendemo PT Halindo, sehingga persoalannya sampai ke DPRD Tanjung Balai. (SB).

Post a Comment