Total Viewers

Home » » Polrestabes Medan Berhasil Amankan Puluhan Kilo Sabu Dan Ribuan Pil Ekstasi, Seorang Mati Tertembak Karena Melawan Saat Ditangkap

Polrestabes Medan Berhasil Amankan Puluhan Kilo Sabu Dan Ribuan Pil Ekstasi, Seorang Mati Tertembak Karena Melawan Saat Ditangkap

Written By Faktaonlline.net on Monday, February 3, 2020 | Monday, February 03, 2020


Medan,Faktaonline.Net - Petugas Satuan Narkoba Polrestabes Medan melalui giat Operasi Antik Toba 2020 berhasil mengamankan puluhan kg sabu dan ribuan pil ekstasi siap edar.
Hal tersebut dipaparkan Kapolrestabes Medan, Komisaris Besar Polisi, Jhonny Edizon Isir, SIK, MTCP saat konfrensi pers di RS Bhayangkara Medan, Senin (3/2) pagi.

Dijelaskan Kapolrestabes Medan, Kombes Jhony Edizon Isir, keberhasilan petugas dalam pengungkapan puluhan kg dan ribuan pil ekstasi itu, berawal saat Tim 2 Unit 1 yang dipimpin Iptu Rachmad Aribowo, SIK, MH dalam giat Operasi Antik Toba, Senin (27/01/2020) sekira Pukul 00.30 wib di Jalan Brigjend Katamso Simpang Jalan Juanda Kel. Aur Kec. Medan Maimun III melakukan penangkapan terhadap Feri (31), Warga Klambir V Kec. Sunggal, "Dari Tsk Fery petugas berhasil menemukan 2 Kg Sabu, Setelah dilakukan intrograsi, ternyata tsk Fery dapat perintah dari Somat yang saat ini statusnya masih daftar pencarian orang (DPO) untuk mengambil bungkusan sabu dari seseorang yang sudah diperintahkan Somat di halaman luar Masjid Raya tepatnya di Jalan Mahkamah. Selanjutnya berdasarkan interogasi Tsk Feri, bungkusan itu akan diambil dan diserahkan ke seseorang atas perintah Somat (DPO) kembali" kata Kombes Isir 

Selanjutnya, pada pukul 02.00 Wib Team melakukan Control Delivery di hotel antara dua Jalan asrama kec. Medan Helvetia atas arahan Somat (DPO) akan ada seseorang atas nama Ir (DPO) yang akan mengambil bungkusan tersebut, "Namun sampai saat ini tidak ada orang yang mengambil dan menerima bungkusan tersebut dikarenakan Somat (DPO) dan orang yang akan mengambil tidak dapat dihubungi." terang Kombes Isir.

Sambung Kombes Isir, dari Laporan Polisi Nomor : LP/ / I /2020/ Restabes Mdn tanggal 30 Januari 2020, di Jalan Gatot Subroto Kel. Sei Sekambing B Kec. Medan Sunggal yakni di Hotel Serena Anggrek, Jumat (30/01/2020) sekira pukul 23.30 Wib di kamar No 217 yang dihuni tsk Z, saat dilakukan penggerebekan, petugas menemukan 2 Kg Sabu yang disimpan di dalam jok sepeda motornya yang terparkir, "Dari pengakuan Tsk, dirinya hanya kurir yang disuruh oleh “F” (tidak tertangkap) untuk menerima 4 Kg dari seseorang yakni HR di Jl. Binjai 12,5. namun oleh HR, MY di minta yang membawa 4 Kg Sabu itu untuk diserahkan ke Z, Setelah sabu 4 kg diterima Z, atas permintaan F melalui Handphone, Z diminta mengantarkan 2 Kg Sabu itu ke Tanjung Morawa dan 2 Kg Sabu lainnya diminta untuk disimpan sebagai persiapan (stand by)." Beber Kombes Isir.

Saat dilakukan penangkapan terhadap HR, tambah Kombes Isir, petugas tidak menemukan barang bukti darinya, namun HR mengaku disuruh oleh L (tidak tertangkap) untuk mempertemukan Z dengan MY, Sehingga pada hari Jumat tanggal 31 Januari 2020 pukul 16.00 Wib petugas melakukan penangkapan terhadap MY lalu dari MY disita barang bukti berupa 2 Kg Sabu dan 5000 Pil Extacy. "Pada Hari Minggu tanggal 2 Januarai 2020 pukul 01.30 Wib MY diminta untuk menunjukkan Gudang penyimpanan Narkotika di Wilayah Simalingkar B Medan. Namun saat di Jalan Kebun Binatang Medan, MY berpura-pura menujukkan gudang dimaksud, namun tiba-tiba MY melakukan perlawanan dengan menyerang petugas sehingga oleh petugas terpaksa dilakukan tembakan terarah dan terukur sebanyak 2 kali yang mengena bagian dada tersangka. atas kejadian tersebut tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan, namun diperjalanan MY meninggal dunia" Jelas Kombes Isir.

Sambung Isir, Masyarakat yang diselamatkan dari tangkapan Narkotika Gol. I jenis shabu seberat 10,1 Kg itu, sebanyak 100.100 orang diselamatkan dengan asumsi 1 gram untuk 10 orang pengguna barang haram tersebut. Sementara Narkotika Gol. I Jenis pil extacy sebanyak 5.500 butir, dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 5.500 orang dengan asumsi 1 butir untuk 1 orang penguna, "Selanjutnya kepada tersangka yang berhasil diamankan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000," Pungkasnya. (red/dj)

Post a Comment