Total Viewers

Home » » Polsek Medan Timur Ringkus Dua Petugas PLN Gadungan

Polsek Medan Timur Ringkus Dua Petugas PLN Gadungan

Written By Faktaonlline.net on Thursday, February 6, 2020 | Thursday, February 06, 2020


Medan,Faktaonline.Net - Kepada seluruh warga Kota Medan dihimbau agar selalu waspada terhadap pelaku penipuan disertai pemerasan yang menyaru menjadi petugas PLN dengan dalih memeriksa meteran listrik yang sudah tidak normal lagi,

Hal penipuan tersebut terungkap dengan ditangkapnya dua petugas PLN gadungan  yakni S (41) Warga Jalan Puri bersama rekannya SA (26) Warga Jalan Rakyat Medan Perjuangan, Selasa (4/2) malam.
“Kedua orang pria tersebut diamankan petugas karena melakukan penipuan dan juga memeras warga Kelurahan Tegal Rejo, Medan Perjuangan, Kedua pelaku memeras warga dengan berpura-pura sebagai petugas PLN,” kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Muhammad Arifin, SH didampingi Kanit Reskrimnya Iptu ALP Tambunan,SH,MH, Rabu (5/1)

Kompol.M.Arifin menyebutkan bahwa penangkapan kedua tersangka berdasarkan Laporan korban pemerasan dari kedua tersangka, yakni Tianur boru Naibaho dan Bomo Ompusunggu.

Dikatakan Kompol Arifin, penangkapan kedua pelaku pemerasan, S dan SA bermula keduanya datang ke rumah warga dengan menyaru sebagai petugas PLN, mereka berpura-pura mengecek meteran listrik warga dan mengatakan bahwa meterannya sudah tidak normal lagi.

Kapolsek juga menyebutkan, kedua pelaku menyebutkan, bahwa meteran listrik warga bernama Ibu Tianur boru Naibaho (71). warga Jalan Pasar III, gang Buntu III, nomor 95 Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan, dan Bomo Ompusunggu (47) warga Jalan Rakyat nomor 47 Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan itu sudah tidak normal lagi. Kemudian mereka meminta kepada korban harus membayar denda di tempat. Jika, bayar ke kantor biayanya mencapai Rp 5 juta,” ucap Kompol.M.Arifin.SH.

Kemudian, kepada dua orang warga yang menjadi korbanya tersebut, pelaku meminta denda sebanyak Rp 1 juta dan satunya lagi sebanyak Rp 700 ribu. “Kepada korban pertama dia meminta uang Rp 1 juta dan satu korban lainnya mereka meminta Rp 700 ribu,” kata Arifin.

Merasa curiga melihat gerak-gerik kedua pelaku yang mencurigakan lanjut Kapolsek, para korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Medan Timur. Petugas yang mendapat laporan, langsung mengamankan para pelaku.

Guna mempertangung jawabkan perbuatannya, terhadap kedua orang pelaku akan dijerat dengan Pasal 368 ayat (1) KUHP terkait tindak pidana pemerasan, " Untuk sementara ini, keduanya mendekam disel prodeo Polsek Medan Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut" pungkas Kapolsek (am).

Post a Comment