Total Viewers

Home » » Disaksikan Personil Babinsa dan Babinkantibmas. Kades Cinta Damai Salurkan 189 Paket Sembako Kepada Warganya

Disaksikan Personil Babinsa dan Babinkantibmas. Kades Cinta Damai Salurkan 189 Paket Sembako Kepada Warganya

Written By Faktaonlline.net on Thursday, April 23, 2020 | Thursday, April 23, 2020


Percut Seituan,Faktaonline.net - Kepala Desa Cinta Damai Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara, Josta Josevina Br Tambunan menyalurkan 189 paket sembako dari Pemkab Deli Serdang kepada masyarakatnya dihalaman kantor desa, Kamis (23/4)
Dalam penyaluran bantuan yang dinilai berjalan dengan baik dan lancar ini diawali dengan pisical distencing (jaga jarak) dan test suhu panas badan serta pencucian tangan atau disentisiktan dan pakai masker, barulah secara antri dan teratur sembako yang terdiri dari beras dua goni (20 kg) dan telur dua papan dibagikan kepada masyarakatnya.

Kades Josta Josevina Br Tambunan mengatakan, sebelum membagikan ini kepada masyarakat, kita mengajak tokoh tokoh masyarakat perdusun dan BPD, PKK serta kaur desa bersama masyarakat untuk memusyawarahkan bagaimana sebaiknya pembagian dari bantuan Pemkab ini agar bisa menyentuh masyarakatnya. Menurutnya, Masyarakat sudah sepakat untuk berbagi kasih dengan warga yang tidak mampu lainnya yang terdampak covid-19 dengan ihlas dan dengan membuat surat pernyataan persetujuan. “Bantuan 189 kuota dari pemkab Deli Serdang tersebut dibagikan untuk 5 Dusun se Desa Cinta Damai berdasarkan jumlah KK nya”, kata kades JJ Tambunan. 

Sementara bantuan untuk BLT sebanyak 165 KK lanjutnya, belum dibagikan karena dananya belum dicairkan dari Bank. “Kita masih menunggu apakah dana ini dibagikan oleh desa atau langsung dari Bank, sebenarnya warga kita sudah dapat menerima jika itu dari Bank tapi mungkin karena dampak covid-19 tidak boleh berkumpul di Bank, mungkin ini akan berubah yaitu desa yang akan menyalurkannya”, sebutnya.
“Kita sabar menunggu dan kita juga sudah membuat kuota warga yang akan merima BLT itu dan kita sudah beberapa hari ini mendata masyarakat. Kita menghimbau masyarakata bersabar dan mensyukuri pemberian bantuan Pemkab DS ini, yang penting karena udah ada bantuan kabupaten, PKH, BLT, ada pegawai negeri, ada yang kaya ini hampir 85% sepakat untuk berbagi dengan masyarakat yang kurang mampu”, ungkap kades JJ Tambunan.

Menurutnya dalam pertemuan musyawarah masyarakat itu ada notulennya dan ada juga rekaman kesepakatan itu lengkap semuanya, jadi bukan kebijakan kita semata. Kepada pemerintah kita mengucapkan terimakasih karena telah memperhatikan masyarakatnya, mudah mudahan covid-19 ini jauh dari kita karena Cinta Damai bersih dari corona. Diakuinya waktu itu memang ada 9 KK yang dinyatakan ODP tetapi setelah 14 hari karantina mandiri yang difasilitasi para medis dari Puskesmas Tanjung Rejo, mereka dinyatakan negative, “semuanya aman. Mudah mudahan dihari mendatang juga aman”, katanya. 

Sementara Babinkantibmas Aiptu P Marbun dari Polsek Percut Sei Tuan mengatakan sebenarnya masyarakat yang menerima bantuan sembako dari pemerintah ini adalah orang orang yang terimbas dampak virus corona seperti aktifitas gojek, wisma, pemain music keyboard dan lainnya. “itu memang sama sekali tidak bisa bekerja, nah orang orang seperti inilah yang seharusnya dibantu”, katanya.

Namun demikian, lanjutnya, karena perintah untuk menyalurkan ini semua kepada masyarakat, jadi kita syukurilah bantuan ini apa adanya, jangan menjadi omongan atau kericuhan. Masyarakat agar mengetahui dan memahami apa yang disebut terimbasnya dari dampak covid-19 dan orang orang seperti inilah yang seharusnya lebih diperhatikan pemerintah. “Kita berharap agar masyarakat mematuhi himbauan pemerintah untuk tidak keluar rumah, jika terpaksa harus pakai masker dan cuci tangan dengan bersih seusuai petunjuk. Semoga harapan kita mata rantai penyebaran virus corona ini cepat putus dan terhenti”, harap Aiptu P Marbun. 

Babinsa Sertu MS Rangkuti dari Koramil 13 Percut Sei Tuan menambahkan dengan adanya bantuan pemerintah ini kita berharap kepada masyarakat untuk mengikuti prosedur dan anjuran yang telah diberikan pemerintah. Dalam hal ini jika ada perintah jangan keluar rumah maka kita turutilah, kalau terpaksa maka patuhi aturan yang berlaku. Harus pakai masker, menjaga jarak, jangan berkumpul kumpul, cuci tangan yang bersih, jika sakit agar cepat periksa keinstansi kesehatan dan jika terdampak corona agar melakukan karantina mandiri dan semuanya harus mengikuti peraturan dinas kesehatan, “apalagi pada intinya kita sudah mendapat sembako seperti ini, maka adakan timbal baliknya”, ungkapnya. (FT).

Post a Comment