Total Viewers

Home » » Dituding Pembangunan Jalan Bermasalah, Inspektorat Deli Serdang Didampingi Polisi Turun Tinjau ke Lokasi

Dituding Pembangunan Jalan Bermasalah, Inspektorat Deli Serdang Didampingi Polisi Turun Tinjau ke Lokasi

Written By Faktaonlline.net on Saturday, July 25, 2020 | Saturday, July 25, 2020


Percut Seituan,Faktaonline. net - Didampingi dua petugas Polisi dari Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Medan Bripka Frengki Sianipar dan Bripka I.Y.Dachi, Inspektorat Kabupaten Deli Serdang Jonson Gultom. SE, MAP dan Drs Alman Jutri Pasaribu, MSi melakukan pemeriksaan Jalan Pertanian Dusun V, Desa Cinta Damai Kec. Percut Seituan Kab. Deliserdang, yang digaungkan segelintir warga setempat bermasalah. Warga desa itu menuding pembangunan jalan Pertanian Dusun V Desa Cinta Damai yang menghubungkan dua desa Cinta Damai dan Pematang Lalang itu bermasalah sehingga dilaporkan ke Polrestabes Medan dan Pemkab Deli Serdang.

Jalan itu adalah Jalan Dusun V, tapi ada yang memprokatori jalan pertanian itu sebagian adalah jalan Pematang Lalang. Ternyata setelah ditinjau langsung kelokasi yang dibangun sepanjang 1200 m, dengan 3 tahap yaitu Tahun 2017, 2018 dan Tahun 2019 tersebut tidak bermasalah. Propokator itu mengatakan sekitar ratusan meter itu adalah lahan desa Pematang Lalang

Demikian dikatakan Kades Cinta Damai JJ br Tambunan dihadapan tim pemeriksa usai meninjau lapangan (lokasi). Menurutnya, warga desa Pematang Lalang dan Cinta Damai tidak keberatan dibangun jalan itu, bahkan mereka sangat setuju, mereka juga membuat surat pernyataan yang ditanda tangani tokoh tokoh masyarakat Desa Pematang Lalang itu. "Sebenarnya sudah turun dari PMD Kecamatan, Kabupaten, Polisi, dan sekarang ini inspektorat. Ternyata setelah ditinjau dan diperiksa serta diukur semuanya bagus baik itu dengan pemakaian biayanya, semuanya tidak bermasalah. Warga dari dua desa juga sangat membutuhkan jalan tersebut, karena warga Pematang Lalang ada sawahnya di Cinta Damai. Sebaliknya warga Cinta Damai juga ada sawahnya di Pematang Lalang, bahkan mereka mengatakan bukan saja 100% kami membutuhkan jalan itu bahkan 200% kami butuh. Karena dulu untuk mengangkut gabah mereka membutuhkan biaya Rp.25.000, sekarangt Cuma Rp.3000 dan jangkawannya juga tidak berkeliling atau bisa langsung (sangat dekat). ",sebut Ibu Kades.

Ditambahkan Kades, Bahkan petugas Polrestabes yang turun kelapangan beserta tim tadi sudah mengatakan ini memang untuk kebutuhan masyarakat dan tidak bermasalah terang kades.
Tim pemeriksa yang terdiri dari Inspektorat Deli Serdang, petugas Polisi, Kades Cinta Damai, Kades Pematang Lalang Anjur Silitonga, Ketua LKMD Pider Lumban Batu beserta sejumlah tokoh masyarakat Desa Cinta Damai dan Pematang Lalang tersebut langsung turun meninjau kelokasi jalan Pertanian Dusun V guna membuktikan tuduhan itu.

Kades Pematang Lalang menanggapi pembangunan jalan pertanian tersebut positif dan bagus, tadinya masyarakat berjalan dijalan yang becek sekarang sudah bagus dan kita sangat setuju sekali. Masyarakat Pematang Lalang tidak ada mempermasalah ini bahkan dinilai baik. Hal senada juga dikatakan tokoh masyararakat Dusun II Desa Pematang Lalang J. Simanjuntak, menurutnya sangat bagus sekali, kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kades Cinta Damai, artinya bisa bekerjasama menghubungkan antara dua desa Pematang Lalang dan Desa Cinta Damai. “Soalnya jalan itu adalah jalan poros desa dan jalan alternative yang menghubungan dua desa, dari situlah kami dekat kalau mau ke Pardomuan, ke Pakat dank e Matogu dari pada jalan biasa. Kami harap kepada pemerintah untuk tidak mempermasalahkan itu, kami berterimakasih kepada pemerintah Cinta Damai”, terang mantan Ketua BPD Pematang Lalang itu.

Tim Inspektorat Kab Deli Serdang Jonson Gultom.SE.MAP didampingi Drs Alman Jutri Pasaribu.MSi mengatakan kita melakukan pemeriksaan sesuai dengan permintaan Kapolrestabes Medan, memang wewenang kita dan Polisi yang mengawasinya dan sekarang kita sedang melakukan pemeriksaan dan hasilnya belum bisa kita katakan. "Kita memeriksa sesuai apa yang dimintakan atau apa yang diadukan, jadi kita lakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan data sampai saat ini. Kita akan lakukan ampai selesai mendapatkan seluruh data dan fakta fakta yang berhubungan dengan apa yang dituduhkan tadi, salah satunya pembangunan jalan rabat beton melalui desa Pematang Lalang. Jadi kita melakukan pemeriksaan baik itu dokumen data (peta) dan fisik, apakah itu dapat disebut seperti dugaan tadi. Kalau dari pengukuran dan melihat langsung dari fisik bangunan pekerjaan itu cukup bagus, karena ini menghubungkan dua desa. Ini sangat bemanfaat bagi masyarakat dan tadi juga kita minta keterangan dari masyarakat dua desa, mereka setuju. Bahkan kedua desa Pematang Lalang dan Cinta Damai membuat pernyataan tidak keberatan dan sangat menerima dengan baik, memang batas kedua desa ini sampai sekarang belum kita temukan petanya, karena ini dulunya satu desa yang jadi pemekaran. Apa yang brmanfaat bagi masyarakat sudah pasti sangat menguntungkan bagi Negara (pemerintah).

Sementara Petugas Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Medan Bripka Frengki Sianipar hanya mengatakan mereka melakukan pendampingan tim inspektorat dalam pemeriksaan itu dan kita juga belum mendapatkan peta tapal bataas dua desa ini, “nanti akan kita telusuri ke Pemkab Deli Serdang namun sampai saat ini kita belum menemikan kesalahan dan sejauh ini masih baik baik saja. Lebih jelanya langsung saja Tanya ke atasan kami di Polrestabes Medan”, terang Bripka Frengki Sianipar sambil mempersilahkan wartawan konfirmasi ke Polrestabes Medan.. (Firdaus Tanjung).

Post a Comment